Jumat, 17 Oktober 2014

Skizofrenia Dan Terapi

A. Skizofrenia Dan Terapi

Setelah saya jelaskan mengenai apa itu penyakit Skizofrenia, kini saya akan menyoroti mengenai penyakit Skizofrenia dan terapi penyakit tersebut. Skizofrenia memiliki gelaja awal dengan halusinasi, delusi dan terkadang merasa terancam. Penyakit tersebut membuat penderitanya kehilangan kosentrasi dan pengenalan terhadap diri serta lingkungannya. Jika sudah positif mengidap skizofrenia, hal yang paling ditakutkan adalah mengancam diri si penderita hingga terjadi bunuh diri. Untuk mengantisipasi hal - hal negatif tersebut, perlu adanya dukungan keluarga, lingkungan hingga ketergantungan pada obat - obatan khusus.

Selain itu perlu adanya terapi dan perawatan khusus untuk proses pendukung penyembuhan, ketergantungan si penderita pada obat - obatan akan membuat penderita semakin tertekan dan bosan dengan aktivitasnya mengkonsumsi obat tersebut. Maka selain obat, pendukung lainnya adalah dengan terapi dan perawatan khusus. Terapi yang dilakukan bisa dimulai dengan mengajarkan kosa kata, bernyanyi hingga bercerita. Namun biasanya terapi tersebut diberlakukan pada penderita yang cenderung kehilangan daya ingatnya dan susah untuk berkomunikasi bahkan takut pada lingkungannya.

Beragam terapi biasanya disusun sesuai jadwal yang sudah ditentukan, seperti di KPSI dengan adanya terapi yang sudah terjadwal maka si penderita akan di ikut sertakan dan dapat mengikuti terapi dengan penderita lainnya. Terapi yang dilakukan adalah :

1. Art Therapy
Terapi tersebut bisa berupa melukis, menyablon baju, membuat gambar hingga membuat prakarya dari daur ulang kertas. Art therapy tersebut bertujuan agar para penderita dapat mengenal bentuk, warna hingga menyalurkan bakat seni dan hobinya.

2. Senam Kebugaran Jasmani dan Yoga
Olahraga tersebut dilakukan 1 minggu sekali dan bertujuan untuk melatih konsentrasi dan gerak tubuh dari si penderita. Pada olahraga tersebut biasanya dinilai dapat meningkatkan daya tahan serta memperlancar sirkulasi darah.

3. Membaca Dan Menulis
4. Memasak dan aktivitas lainnya.

Selain terapi, biasanya perawatan yang dilakukan adalah dengan menjaga pola makan, pola tidur hingga menjaga perasaan si penderita. Perawatan khusus tersebut sebaiknya dilakukan dari orang terdekat si penderita, seperti keluarga dan sahabatnya. Perawatan tersebut juga ditujukan agar si penderita tidak bosan dan melewati fase menkonsumi obat - obatanya. Hal tersebut dikarenakan obat - obatan yang ia konsumsi adalah bersifat seumur hidup.


Referensi :
http://www.peduliskizofrenia.org/



Tidak ada komentar:

Posting Komentar