Selasa, 21 Oktober 2014

Release Media Sosial

                                   Desain Produk Industri  Universitas  Pembangunan Jaya


           Bintaro- Tangerang Selatan,- UniversitasPembangunan Jaya (UPJ) merupakan kampus yang terletak di wilayah Tangerang Selatan dan memiliki 10 program studi. Selain memiliki program studi pilihan, Universitas Pembangunan Jaya tersebut memiliki tiga pilar  yakni Liberal Art, Sustainable Eco Development, dan Entrepreneurship.Salah satu program studi pilihan tersebut adalah Desain Produk Industri. Desain produk Industri adalah suatu bidang ilmu dan keahlian perancangan, perencanaan, dan pembuatan benda fungsional yang bertolak dari (1) kebutuhan kenyamanan manusia pengguna dan (2) perkembangan prinsip-prinsip industri. 

Program studi tersebut memiliki tujuan untuk menghasilkan lulusan – lulusan professional dalam bidang desain produk yang mampu berfikir kritis, memformulasikan dan menyelesaikan masalah, berkomunikasi efektif, bekerja sama, mandiri dan menjadi pribadi yang toleran, menghasilakn karya ilmiah dan penelitian di bidang desain produk juga menghasilkan kegiatan pengabdian masyarakat yang berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat.

Dalam Desain Produk Industri UPJ ada beberapa spesialisasi yang dapat di minati seperti desain interior, desain furniture, desain transportasi, kria atau craft, fashion, toys dan lain – lain. Desain Produk Industri UPJ juga memiliki dosen pengampu yang unggul di bidangnya sehingga dapat memberikan materi pengajaran dengan baik.

Karya Topeng Silokon
Desain Produk Industri UPJ juga memiliki fasilitas yang cukup unggul di banding dengan desain produk yang ada di universitas lain. Desain Produk Industri UPJ memiliki fasilitas work shop dan pengadaan alatnya cukup lengkap  juga memiliki fasilitas ruangan laboratorium desain. Program – program atau kegiatan yang telah di lakukan adalah mengikuti festival kostum yang bermaterialkan bahan - bahan yang sudah tidak terpakai atau bahan daur ulang. Hal tersebut merupakan salah satu bukti kepedulian Desain Produk Industri UPJ terhadap lingkungan. Tidak hanya festival kostum, 


Karya Kostum Robot Festival 

Desain Produk Indutri UPJ juga pernah membuat sebuah desain furniture untuk sekolah gratis yang masuk kedalam program P2M atau sering di sebut dengan program pengabdian masyarakat. Desain produk industri UPJ setiap tahunnya memiliki program kegiatan dan salah satu kegiatan workshop yang sudah di akui adalah pembuatan mobil listrik ramah lingkungan. Mobil tersebut dirancang, di buat , dengan kerjasama UPJ dan Yayasan Pendidikan Pembangunan Jaya. Mobil tersebut di nilai sudah dapat mewakili kreatifitas dan hasil dari karya mahasiswa/i jurusan Desain Produk Industri.

Contoh gambar mobil listrik

TENTANG KAMI
Universitas Pembangunan Jaya (UPJ) berdiri pada tahun 2011 di kawasan Bintaro Jaya, Tangerang Selatan. dibawah lingkup Yayasan Pendidikan Jaya (YPJ). Universitas Pembangunan Jaya mempunyai program LSE (Liberal arts, Sustainable Eco Development, and Enterpreneurship).
KONTAK KAMI
Universitas Pembangunan Jaya
Jl. Boulevard Bintaro, Bintaro Jaya Sektor 7 Tangerang Selatan, Banten, Indonesia.

Telepon : (021) 745-5555, (021) 290-4540

Jumat, 17 Oktober 2014

Tokoh Dan Artis Yang Mengidap Skizofrenia

A. Tahukah kamu, siapakah tokoh dan artis yang mengidap penyakit Skizofrenia ?

Tokoh dan artis terkenal sering kali terlihat sempurna dengan kecantikan dan penampilan yang dimilikinya. Selain kecantikan dan penampilan yang dimilikinya, para artis tersebut memiliki kebiasaan hidup yang terbilang mewah dan sempurna. Namun dibalik kemewahan dan sempurna tersebut, sering kali mereka tidak memperlihatkan kekuarangannya. Kekurangan yang biasanya mereka tutupi adalah seperti narkoba, terlibat kasus hukum, perceraian, bangkrut,  perselingkuhan, hingga penyakit yang mereka derita. Bukan hanya penyakit yang umum di derita, namun terdapat juga penyakit yang terbilang berat seperti penyakit jiwa. 

Penyakit jiwa yang sering kali menyerang para artis dan tokoh tersebut adalah seperti bipolar, stress berat, paranoid, fobia hingga penyakit jiwa yang sudah berat seperti Skizofrenia. Penyakit jiwa yang mereka derita sering kali membuat tokoh dan para artis tersebut melakukan berbagai macam pengobatan ke berbagai Rumah Sakit ternama hingga melakukan terapi.

Lalu, siapakah artis yang menderita penyakit Skizofrenia ?

a. Tokoh dan Artis Mancanegara :

1.  Tom Harrell, Musisi Jazz
2. Meera Popkin, Bintang Broadway
3. John Nash - Ahli Matematika / Pemenang Hadiah Nobel
4. Putra Albert Einstein - Eduard Einstein
5. Putra Dr James Watson (Dr Watson adalah salah satu duo penemu DNA dan pemenang Hadiah Nobel)
6. Ibu Alan Alda (Alan Alda adalah aktor TV yang terkenal dari seri Mash)
7. Andy Goram - Pemain bola Skotlandia / Goal Keeper
8. Lionel Aldridge - Pemain Football pemenang Superbowl
9.. Peter Green, Gitaris untuk band Fleetwood Mac
10. Syd Barrett dari band Pink Floyd
11. Alexander “Skip” Spence dan Bob Mosley - keduanya anggota kelompok rock 1960-an 
Joe Meek - produser rekaman Inggris 1960
12. ames Beck Gordon (Jim Gordon) - James Beck Gordon(Jim Gordon) bisa dibilang, salah satu drumer terbesar pada masanya
13. Charles “Buddy” Bolden - Musisi Jazz
14. Antoin Artaud - Dramawan, Artis
15. Mary Todd Lincoln, istri Abraham Lincoln (Presiden Amerika Serikat - silam) dst.

Penyakit Skizofrenia yang bersifat selamanya tersebut harus di obati dengan jangka panjang bahkan seumur hidupnya. Obat- obatan khusus dan terapi sudah menjadi keharusan dalam kehidupan para artis tersebut karena penyakit jiwa yang mereka derita.

Referensi :
http://kesehatan.kompasiana.com/
http://jurnal.ugm.ac.id/bkm/article/view/3721


Skizofrenia Dan Terapi

A. Skizofrenia Dan Terapi

Setelah saya jelaskan mengenai apa itu penyakit Skizofrenia, kini saya akan menyoroti mengenai penyakit Skizofrenia dan terapi penyakit tersebut. Skizofrenia memiliki gelaja awal dengan halusinasi, delusi dan terkadang merasa terancam. Penyakit tersebut membuat penderitanya kehilangan kosentrasi dan pengenalan terhadap diri serta lingkungannya. Jika sudah positif mengidap skizofrenia, hal yang paling ditakutkan adalah mengancam diri si penderita hingga terjadi bunuh diri. Untuk mengantisipasi hal - hal negatif tersebut, perlu adanya dukungan keluarga, lingkungan hingga ketergantungan pada obat - obatan khusus.

Selain itu perlu adanya terapi dan perawatan khusus untuk proses pendukung penyembuhan, ketergantungan si penderita pada obat - obatan akan membuat penderita semakin tertekan dan bosan dengan aktivitasnya mengkonsumsi obat tersebut. Maka selain obat, pendukung lainnya adalah dengan terapi dan perawatan khusus. Terapi yang dilakukan bisa dimulai dengan mengajarkan kosa kata, bernyanyi hingga bercerita. Namun biasanya terapi tersebut diberlakukan pada penderita yang cenderung kehilangan daya ingatnya dan susah untuk berkomunikasi bahkan takut pada lingkungannya.

Beragam terapi biasanya disusun sesuai jadwal yang sudah ditentukan, seperti di KPSI dengan adanya terapi yang sudah terjadwal maka si penderita akan di ikut sertakan dan dapat mengikuti terapi dengan penderita lainnya. Terapi yang dilakukan adalah :

1. Art Therapy
Terapi tersebut bisa berupa melukis, menyablon baju, membuat gambar hingga membuat prakarya dari daur ulang kertas. Art therapy tersebut bertujuan agar para penderita dapat mengenal bentuk, warna hingga menyalurkan bakat seni dan hobinya.

2. Senam Kebugaran Jasmani dan Yoga
Olahraga tersebut dilakukan 1 minggu sekali dan bertujuan untuk melatih konsentrasi dan gerak tubuh dari si penderita. Pada olahraga tersebut biasanya dinilai dapat meningkatkan daya tahan serta memperlancar sirkulasi darah.

3. Membaca Dan Menulis
4. Memasak dan aktivitas lainnya.

Selain terapi, biasanya perawatan yang dilakukan adalah dengan menjaga pola makan, pola tidur hingga menjaga perasaan si penderita. Perawatan khusus tersebut sebaiknya dilakukan dari orang terdekat si penderita, seperti keluarga dan sahabatnya. Perawatan tersebut juga ditujukan agar si penderita tidak bosan dan melewati fase menkonsumi obat - obatanya. Hal tersebut dikarenakan obat - obatan yang ia konsumsi adalah bersifat seumur hidup.


Referensi :
http://www.peduliskizofrenia.org/



Senin, 06 Oktober 2014

Skizophrenia


1. Laporan Mendalam / In Depth Reporting

         Laporan mendalam atau In depth reporting adalah pelaporan jurnalistik yang bersifat mendalam, tajam, lengkap dan utuh tentang suatu peristiwa fenomenal dan aktual
  (  Sumadiria, 2005). Dalam kehidupan sehari hari laporan mendalam sering juga disebut suatu laporan mendalam terhadap objek liputan, yang lebih memberikan penjelasan pada publik yang digunakan untuk menulis/,mengangkat suatu peristiwa ( yang penting dan menarik ) secara lebih lengkap.Pada laporan mendalam biasanya terdapat elemen - lemen penting untuk membuat sebuah laporan, seperti :
5w+1 H :   What, When, Where, Who, How


                                                            Gambar Ilustrasi

Kelima elemen tersebut merupakan inti dari proses pelaporan yang akan dibuat sebagai rumusan. Dari kelima element tersebut Why dan How biasanya lebih dikembangkan untuk proses menyajikan dan membuat laporan mendalam karena biasanya pada 2 elemen tersebut inti informasi/ laporan dapat diketahui dan lebih lengkap. Adapun kriteria pelaporan mendalam adalah :

a. Tempat dan waktu penayangan tidak diberikan batasan
b. Deadline lebih fleksibel, biasanya ditayangkan atau dicetak ketika sudah selesai.
c. Riset : berbagai macam riset terdahulu dilakukan terhadap berbagai materi interview, pemberitaan sebelumnya agar pembahasan menjadi lebih menyeluruh.
 Sekilas ulasan dari laporan mendalam sebagai salah satu pembuatan berita atau informasi yang mendetail dan mengungkapkan fakta- fakta yang sebenarnya.


http://programatujuh.wordpress.com/materi-jurnalistik/